Al-Aakhir vs An-Nihayah
Abu Hilal al-'Askari dalam Al-Furuq al-Lughawiyyah 1/293 membedakan dua konsep yang sering dikira sama:
Beliau melanjutkan:
Nggak asing kan dengar dua kalimat ini?
"Nonton drakor sampai episode terakhir."
"Kesabaranku udah di ujung batas!"
Sekilas mirip. Dua-duanya ngomongin "akhir". Tapi apakah "episode terakhir" dan "ujung batas kesabaran" itu satu konsep yang sama?
Ternyata dalam bahasa Arab, ada dua kata yang membedakan dua konsep ini: Al-Aakhir (الآخِر) dan An-Nihayah (النِّهَايَة).
Di Chapter sebelumnya kita udah bahas Al-Aakhir sebagai lawan dari Al-Awwal. Sekarang kita bahas An-Nihayah sebagai konsep "batas" yang bikin sesuatu berhenti.
An-Nihayah
Akar katanya: ن هـ ي.
Ibnu Faris dalam Maqayis al-Lughah 5/359 menjelaskan makna dasarnya:
Dari akar yang sama lahir kata an-nahyu (larangan). Kenapa larangan? Karena ketika kamu melarang seseorang, kamu sedang membatasi dia. Kamu bikin "batas" supaya dia nggak lewat. Juga an-nuhyah (akal): akal disebut nuhyah karena akallah yang mencegah manusia dari perbuatan buruk. Lagi-lagi: batas.
Al-'Askari dalam Al-Furuq al-Lughawiyyah 1/293 menegaskan:
Al-Mu'jam al-Wasith 2/960 mencatat:
Mukhtar ash-Shihah 1/320 juga:
Dua Analogi
Gelas dan Antrian.
Kamu di antrian bakso. Di depan ada 5 orang. Kamu orang ke-6. Kamu adalah Al-Aakhir. Tiba-tiba ada orang baru datang, nambah di belakang kamu. Sekarang dia yang jadi Al-Aakhir. Kenapa? Karena Al-Aakhir bisa berubah. Dia cuma soal posisi.
Sekarang bayangkan kamu tuang es teh ke gelas. Gelas itu lama-lama penuh. Air nyampe bibir gelas. Itu Nihayah. Kalau kamu tuang lagi, airnya tumpah. Nihayah nggak bisa ditambah. Kalau ditambah, rusak. Dia soal kapasitas.
Kuota Internet.
Kamu punya kuota 10 GB. Kamu pakai 1 GB, 2 GB, 3 GB... GB ke-10 adalah Al-Aakhir. Tapi kalau kamu beli kuota lagi, ada lagi GB setelahnya. Status "terakhir" bisa hilang.
Tapi ketika kuota kamu mentok, udah nyampe 0 byte. Kamu coba browsing, nggak bisa. Itu Nihayah. Batas di mana sistem udah nggak bisa melayani kamu lagi, kecuali kamu isi ulang dari awal.
Kunci Utama
Al-Aakhir: lawan dari Al-Awwal. Isim. Urutan paling belakang. Bisa berubah. Soal posisi.
An-Nihayah: batas kapasitas. Mashdar. Titik mentok. Nggak bisa ditambah. Soal kapasitas.
"Nonton sampai episode terakhir" itu Al-Aakhir, urutan dalam serangkaian episode. "Kesabaran di ujung batas" itu An-Nihayah, kapasitas yang udah nggak bisa ditambah lagi.
Jangan tertukar.

0 Komentar