Kenapa Tidur Disebut "Bard" (برد)?
Pernah terpikir kenapa dalam Al-Qur'an dan Hadits, kata "dingin" (bard) bisa berarti tidur, tenang, atau bahkan kematian?
Dalam bahasa Arab klasik, Bard bukan cuma soal suhu, namun juga soal terhenti dari gerak.
Yuk, kita intip rahasianya dari kitab Al-Gharibain karya Abu ‘Ubaid Al-Harawi (1/163-166)!
1. Arti Dasarnya?
Bagi orang Arab, rasa dingin itu identik dengan kenyamanan setelah lelah. Allah berfirman:
Ibnu ‘Arafah menjelaskan:
2. Kenapa Tidur Disebut "Bard"?
Abu Ma‘adz An-Nahwi memberikan alasan yang sangat logis:
Itulah kenapa dalam ungkapan Arab, orang yang tidak bisa tidur disebut:
3. Sisi Lain "Bard"?
Makna Bard merambat ke banyak hal unik lainnya:
- Hujan Es (البَرَدُ):
Disebut demikian karena mendinginkan dan seolah "mengupas" permukaan bumi.
﴿وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ جِبَالٍ فِيهَا مِنْ بَرَدٍ﴾
"Dan Dia menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung." (QS. An-Nur: 43) - Penyakit Lambung (البَرْدَةُ):
Sakit karena perut "kedinginan" sehingga gagal mencerna.
(أصلُ كلِّ داءٍ البَرْدَةُ)
“Pangkal segala penyakit adalah Al-Bardah (gangguan pencernaan).” - Utusan (البَرِيدُ):
Kata Barid (kurir/kantor pos) juga berasal dari akar kata ini.
(إذا أبردتم إليَّ بريدًا)
“Jika kalian mengirim utusan kepadaku.”
4. Simbol Kematian Juga?
Karena kematian adalah kondisi di mana seluruh gerakan tubuh padam (dingin), maka mati juga disebut Bard. Dalam hadits tentang Umar R.A.:
Namun, Bard juga simbol sesuatu yang nikmat dan mudah, seperti sabda Nabi shalallahu alaihi wasallam:
Kesimpulan Ringkasnya?
Jadi, Bard (البرد) dalam bahasa Arab adalah paket lengkap untuk:
- Sukun (Ketenangan)
- Naum (Tidur)
- Rahah (Istirahat)
- Maut (Mati)
Tidur disebut Bard karena Mautun Shaghir (موتٌ صغير) atau kematian kecil yang memberikan kesegaran bagi jiwa.
Semoga bermanfaat!

0 Komentar